
Bandung, SP – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengimbau seluruh kepala daerah di Provinsi Jawa Barat, baik tingkat kota maupun kabupaten, untuk menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di wilayah masing-masing. Laga akbar tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2026.
Imbauan tersebut disampaikan Erwan Setiawan saat memimpin rapat koordinasi (rakor) pengamanan pertandingan Persib vs Persija yang digelar di Aula Mapolrestabes Bandung, Kamis (8/1/2026).
Erwan menegaskan, penyelenggaraan nobar di daerah-daerah merupakan langkah antisipatif untuk mencegah membludaknya penonton dan suporter Persib Bandung yang tidak tertampung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan kepala daerah agar memfasilitasi kegiatan nobar ini. Bagi suporter dan masyarakat yang tidak kebagian tiket, kami mohon agar tidak memaksakan diri masuk ke Stadion GBLA. Silakan mengikuti nobar di wilayah masing-masing dengan tertib dan tenteram,” tegas Erwan.
Selain itu, Erwan juga mengajak seluruh warga Jawa Barat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan laga klasik tersebut. Ia menekankan pentingnya menghindari keributan serta kemacetan lalu lintas yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Kami berharap hingga tingkat desa dapat memfasilitasi nobar bagi warganya, sehingga suasana pertandingan tetap kondusif dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menyampaikan bahwa pengamanan pertandingan Persib vs Persija akan diambil alih langsung oleh Polda Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah pengawasan, pengamanan, serta koordinasi yang lebih efektif dan efisien.
“Kami telah berkoordinasi dengan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya untuk bersama-sama memonitor pergerakan suporter serta mempersiapkan pengamanan secara menyeluruh,” ungkap Rudi.
Kapolda Jabar juga mengingatkan para suporter agar tidak mudah terprovokasi oleh hasutan atau ajakan di media sosial dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, jajaran Polda Jabar telah melakukan pemantauan intensif di ruang siber guna mengantisipasi potensi provokasi.
“Kami juga menyiapkan penjagaan dan pengawasan di pintu-pintu masuk Kota Bandung, baik melalui jalur kereta api maupun jalur darat lainnya, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Rudi Setiawan kembali menegaskan agar warga Jawa Barat yang tidak memiliki tiket tidak memaksakan diri masuk ke GBLA. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas nobar yang disiapkan oleh pemerintah daerah masing-masing.
“Mari kita jaga bersama keamanan, kenyamanan, dan ketenteraman Jawa Barat. Hindari hasutan provokator yang justru dapat merugikan kita semua,” pungkasnya.
(Roven Ginting)

Related posts:
- Pemprov Jabar Deklarasikan Gerakan Tolak Judol dan Pinjol Ilegal
- Kapolres Pangandaran Gelar Tarawih Keliling dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas
- Kapolda Jabar Tinjau Pos Pengamanan Polres Pangandaran, Beri Motivasi dan Semangat ke Personil
- Kapolres Pangandaran Berhasil Redam Amuk Demo Nelayan Jebol Gerbang Pendopo Dan Rusak Mobil Damkar


